Rakyat Dilarang Mudik, Imigrasi RI Loloskan 85 WN China Masuk ke Indonesia, Politisi PAN Berang

By: On:

 

Pekanbaru – Pasca larangan mudik lebaran tahun 2021 yang diterapkan oleh pemerintah RI, mendapat kritikan dari berbagai lapisan masyarakat juga Politisi. Pemerintah dinilai tebang pilih.
Dengan masuknya 85 WN China ke Indonesia, melalui konfirmasi Dirjen Imigrasi RI pada 4 Mei 2021 lalu, membuat politisi PAN, Ahmad Yohan berang. Sebagaimana dikutip melalui faktual.co.id, Sabtu (8/5/2021).

Anggota DPR RI ini Ahmad Yohan mengatakan, “pemerintah jangan tebang pilih soal mitigasi Covid-19. Giliran pemudik domestik diperketat dan dauber-uber, sementara WNA diberikan keleluasaan masuk ke Indonesia,” ujarnya.

Lanjut Yohan, pengetatan dan larangan mudik 2021 substansinya adalah mitigasi penyebaran Covid-19. Oleh sebab itu, substansi yang sama diberlakukan pada WNA asing ke Indonesia.Apalagi kata Yohan, WNA yang datang ini dari sarangnya Covid-19.

Dikabarkan tirto.id, WNA asal China itu datang pada hari Selasa, 4 Mei 2021 sekitar pukul 14.55 WIB, dengan pesawat carter China Southern Airlines nomor penerbangan CZ8353 dari Shenzhen. Pesawat carter itu juga membawa tiga orang warga Indonesia. Mereka tiba di terminal 3 Soetta dan dijemput dengan bus.

Terkait dengan hal tersebut, Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara berdalih, “kedatangan WNA Cina itu sudah sesuai dengan aturan WNA pada masa pandemi COVID-19,” jelas Arya.

Menurut Arya, secara keimigrasian visa dan dokumen sudah sesuai dengan Permenkumham Nomor 26 Tahun 2020 tentang Visa dan Izin Tinggal Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru.

Arya menyatakan, untuk memastikan kalau mereka bebas dari Covid-19, para WNA dan WNI ini, juga sudah diperiksa melalui standar protokol kesehatan yang ketat.

“Sebelum dilakukan pemeriksaan keimigrasian, para penumpang telah melalui pemeriksaan kesehatan sesuai protokol kedatangan orang dari luar negeri oleh pihak KKP Kemenkes,” kata Arya, Kamis (6/5/2021).

Lanjut polisi PAN Ahmad Yohan, “Perkara WNA yang masuk ke Indonesia sudah sesuai aturan dan memiliki dokumen lengkap itu soal lain. Jangan sampai pemerintah lengah, memberikan kelonggaran pada WAN masuk ke tanah air, yang pada akhirnya mengorbankan nyawa rakyat sendiri seperti India,” tegas Yohan.

Ia sangat menyayangkan kelonggaran yang sebelumnya diberlakukan pada 117 WN India yang masuk ke Indonesia dengan pesawat carteran 21 April 2021. Alasannya sama, bahwa kedatangan 117 WN India tersebut sudah sesuai dengan aturan keimigrasian. “Saya merasa aneh dengan jalan pikiran pemerintah, khususnya Dirjen Imigrasi. Apa dia tidak nonton TV terkait tsunami Covid-19 di India.

“Giliran rakyat Indonesia sudah ikhlas dan menahan diri untuk tidak mudik, kini malah pemerintahnya yang aneh, dalam hal ini Dirjen Imigrasi RI yang ceroboh biarkan WN India dan China masuk ke Indonesia.” Melalui keterangan persnya, Yohan juga meminta Dirjen Imigrasi RI perlu diperiksa dan diberikan tindakan hukum tegas demi keselamatan rakyat Indonesia,” tutup Yohan. (*)